My (with team) submitted full paper is accepted tobe presented during ADIC 2011

Firstly, I wanna say Alhamdulillah, Give Thanks to Allah Swt...
Akhir tahun 2010, aku mendapat info tentang adanya kegiatan ADIC 2011 yang mengundang partisipasi siapapun untuk menuangkan gagasan dalam bentuk paper (saat itu juga merupakan deadline pengumpulan abstrak). Oia, ADIC merupakan singkatan dari Aceh Development International Conference, yang tahun lalu juga sudah diadakan, kali ini acara dilaksanakan di Universiti Kebangsaan Malaysia. Mendengar info tersebut, muncul keinginan untuk berpartisipasi, dalam waktu singkat abstrak pun jadi (sim salabim),  dan >>>> sent to committee. Dari berbagai disiplin ilmu yang dijadikan tema, aku pilih veterinary and poultry, bidang yang menjadi jalanku saat ini dan  selamanya (insya Allah). 

Singkatnya, awal januari, abstrak tadi diterima oleh panitia, dan diminta mengirimkan full papernya. Oh My God, seneng, susah, sedih, haru, bingung, campur kayak gado-gado. Akhirnya aku ajak beberapa teman yang memang sudah koordinasi dari awal untuk membuat papernya. Dipersingkat lagi, kita punya pembimbing dalam pembuatan paper ini, maklum, mahasiswa masih dangkal ilmunya, harus belajar dari orang yang lebih berpengalaman. Beberapa lama melalui tahap perbaikan, akhirnya full paper dikirim ke panitia (awal januari 2011, dikirim pas deadline juga). 

Jadwalnya, selambat-lambatnya tanggal 5 Februari 2011 bakal diumumin paper mana yang diterima dan ditolak. Beberapa hari yang lalu, kelompok temanku, yang se-fakultas maupun fakultas lain udah mendapat INVITATION LETTER, paper mereka diterima setelah melalui revisi. Lalu apa reaksiku? Bangga juga, tapi ngrasa aneh, nggak ada panitia yang ngirim email entah sekedar untuk memberi tahu kalau paper kami harus direvisi, atau bagaimana. Padahal yang lain direvisi, dan bla bla bla. Di benakku cuma ada dua anggapan, DITOLAK atau sudah DITERIMA tanpa perlu direvisi. Beberapa hari terakhir ini kerjaanku setiap hari ngecek inbox di email, harap-harap cemas menunggu kabar dari panitia penyelenggara.

Dan akhirnya, beberapa puluh menit sebelum postingan ini kubuat, ada email masuk dari panitia ADIC 2011, yang berbunyi (awalnya aja ya....):
 --------------------------------
"Dear Authors,
It is our pleasure to inform you that your submitted full paper is accepted tobe presented during ADIC 2011, which will be held at National University of Malaysia (Universiti Kebangsaan Malaysia), Bangi, Malaysia (26-28 March, 2011).For your convenience, find enclosed the following documents: INVITATION LETTER" (lalu kupencet tombol download attachment)

 --------------------------
copyright@danang-graphic-designer2011

Alhamdulillah, diterima di sisi panitia tanpa revisi sedikitpun. Kabar gembira ini bukan tak membuatku bingung, konsekuensi full paper diterima ya kalau mau berangkat ke Malaysia harus bayar biaya registrasi RM 100,- atau Rp 300.000,- (1 Ringgit Malaysia = sekitar Rp 2.959,00). Kalo ini sih masih bisa kebayar pake tabungan pribadi atau buka celengan dulu. Tapi, gimana biaya transportasinya? Wow, ntar dicek dulu deh.... So, kata-kata penyemangat hari ini: Pasti ada jalan menuju keberhasilan.
Dokter hewan. Dosen. Blog menjadi media tulis selain kertas dan aplikasi pengolah teks.

Post a Comment

Komentar atau tidak komentar tetap thank you.